30 Juli 2010

KUR Tanpa Agunan Naik Jadi Rp20 Juta

Dengan kenaikan ini, pemerintah yakin batas bawah KUR Rp13,15 triliun bakal tercapai.Jum'at, 30 Juli 2010, 01:17 WIBUmi Kalsum, Bayu Galih


(VIVAnews/Nurcholis Anhari Lubis)BERITA TERKAITBRI Genjot Kredit Usaha Rakyat Tanpa Agunan

 Bank BUMN Revisi Target KUR


Juni, BNI Salurkan KUR Rp1,74 Triliun


Perbanas: Kredit Usaha Rakyat Kurang Peminat


SBY Dapat Laporan Kredit Rakyat Tak Lancar


VIVAnews - Pemerintah sepakat menaikkan plafon Kredit Usaha Rakyat (KUR) tanpa jaminan menjadi Rp 20 juta. Sebelumnya maksimal hanya Rp5 juta.

 Kenaikan KUR tanpa jaminan ini ditujukan untuk sektor hulu seperti pertanian, kelautan, industri kecil dan sebagainya.

Dengan kenaikan ini, Menko Perekonomian Hatta Rajasa di Kantor Presiden, Kamis, yakin batas bawah KUR sebesar Rp13,15 triliun bakal tercapai.

"Karena mulainya baru April jauh akan terlampui karena sekarang target bulan Juni 158 persen dari target. Oleh sebab itu kita membuat batas atasnya sampai Rp18 trilliun," kata Hatta.

Dengan kenaikan plafon KUR tanpa agunan ini, Hatta berharap bisa mendorong tumbuhnya usahawan baru di sektor-sektor itu. Sebab dengan kenaikan ini ada 400 usahawan dari 2,9 juta yang mengalami peningkatan status usahanya.

Untuk tahun 2010, terhitung sejak Maret hingga Juli, dana yang dikucurkan sudah mencapai Rp5,3 triliun, jauh lebih tinggi dari pencapaian tahun lalu untuk periode yang sama sebesar Rp4 triliun.

 Kenaikan KUR tanpa agunan ini sudah disetujui Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan akan dikukuhkan lewat surat keputusan Menteri Keuangan. "Tidak perlu Keppres," kata dia.

Hingga tahun 2014 pemerintah menargetkan KUR yang tersalurkan bisa mencapai Rp100 triliun. (umi)


• VIVAnews

Tidak ada komentar: